SUBANG – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subang bersama Polres Subang, Kodim 0605/Subang dan Pemkab menyerukan pada pemuda untuk dapat bijak mencerna dan menyebarkan informasi.

Ketua Umum HMI Cabang Subang Aris Munandar menyatakan hari ini masih dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90. Pemuda diminta untuk bersatu tidak mudah dipecah belah oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi yang tidak benar dan menebarkan kebencian.

“Kita generasi muda harus bisa memilah informasi dengan bijak. Jangan mudah terprovokasi oleh kabar yang belum tentu kebenarannya. Pastikan bahwa pemuda dapat berperan menyebarkan info yang mencerdaskan masyarakat,” kata Aris usai deklarasi anti hoax bersama muspida di gedung Korpri Jalan Ottista, Subang, Senin (29/10/2018).

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni menjelaskan, seperti termaktub dalam Al-Quran, jelas bahwa fitnah itu lebih kejam daripada perbuatan membunuh.

“Kita hidup di zaman membolak balik fakta, memfitnah menebarkan ujaran kebencian, serta banyak informasi yamg dikeluarkan bukan oleh orang yang ahlinya. Itu bisa mengganggu, membuat resah,” ujarnya.

Maka dari itu, para pemuda dapat menjadi garis terdepan menangkal, melawan penyebaran hoax. Tidak asal menyebarkan informasi yang negatif.
“Apalagi di musim pemilu seperti sekarang ini, semua hal bisa dipolitisasi termasuk penyebaran hoax ini dijadikan alat untuk kepentingan politik tertentu,” katanya.

Acara Focus Grup Discussion (FGD) dan Deklarasi Anti Hoax yang juga dihadiri perwakilan organisasi pemuda dan mahasiswa tersebut juga digunakan sekaligus untuk menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa yang sedang tertimpa musibah gempa Lombok, gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi serta yang teranyar, jatuhnya pesawat terbang Lion Air di perairan Karawang pagi tadi.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here