PT DAHANA (Persero) melakukan ekspor Dayagel Extra ke Australia dengan nilai penjualan sebesar USD 63.000. Pelepasan resmi ekspor disaksikan langsung oleh Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno di Kantor PT Len Industri (Persero) bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu, 31 Oktober 2018.

Seremonial Pelepasan Ekspor Bahan Peledak dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pelepasan ekspor-ekspor yang juga dilakukan oleh BUMN lainnya seperti PT PINDAD (Persero), PT Bio Farma (Persero) dan juga acara produk inovasi PT Len Industri (Persero).

Menurut Direktur Utama PT DAHANA (Persero) Budi Antono, ekspor bahan peledak ke Negeri Kanguru ini sebagai upaya menembus pasar pertambangan di Australia. Menurutnya, kemampuan peledak Dahana sudah mampu bersaing di kancah internasional.

“Ekspor bahan peledak Dahana telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu ke Mancanegara. Setelah 2010 ekspor Non Electric Detonator, tahun ini kita akan masuk kembali ke pasar Australia dengan produk Dayagel Extra,” ungkap Budi Antono, Direktur Utama PT DAHANA (Persero) disela-sela acara.

Australia sendiri telah lama mengincar produk-produk DAHANA, beberapa kali kunjungan telah dilakukan oleh perwakilan Australia ke Kantor Manajemen Pusat (KAMPUS) DAHANA. Alhasil saat ini DAHANA mendapat kepercayaan memboyong 25.000 Kg bahan peledak yang dikemas dengan bahan pembungkus poliuretan tersebut ke Port Alma Queensland, Australia.

“Dengan banyaknya mitra bisnis dari Australia, kami yakin aka nada peningkatan ekspor bahan peledak di tahun-tahun yang akan datang,” ujar Budi Antono.

Kondisi perekonomian dunia saat ini sedang berada dalam kelesuan. Namun begitu, dengan inovasi dan keberanian untuk melompat lebih tinggi, DAHANA membuktikan perusahaan plat merah yang bergerak di industri bahan peledak ini mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain di kancah global. Bahkan tahun depan, produk Dayagel Extra dan Detonator Non Electric ini pun sudah masuk rencana ekspor berikutnya ke beberapa negara.

Dayagel Extra merupakan salah satu produk bahan peledak hasil inovasi Energetic Material Center (EMC) DAHANA yang memiliki kekuatan tinggi dan sangat sensitif terhadap denotanor. Kemampuan produk bahan peledak emulsi ini dalam menghasilkan fume yang baik membuatnya sangat efektif digunakan pada operasi bawah tanah maupun permukaan.

Dayagel Extra produksi mandiri dalam negeri ini, telah dibuktikan kemampuannya pada site-site project yang dikerjakan oleh DAHANA, Dayagel Ekstra seringkali dipakai pada proyek pertambangan maupun kuari.

*Tentang PT DAHANA (Persero)*
PT DAHANA (Persero) atau “DAHANA” adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri strategis yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor Migas, Pertambangan Umum, Kuari dan
Konstruksi serta untuk Pertahanan. Sejarah DAHANA sebagai pionir di industri ini berawal dari proyek Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) pada tahun 1966 yang dikenal dengan Proyek Menang, berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Layanan DAHANA terintegrasi mulai dari produksi bahan peledak, jasa pengeboran dan peledakan hingga jasa terkait bahan peledak lainnya seperti demolisi, pergudangan, konsultasi dan perizinan serta mobilisasi bahan peledak, juga layanan bahan peledak untuk pertahanan seperti propelan untuk munisi besar dan kecil, roket, bom pesawat tempur dan sebagainya.

Barang dan jasa DAHANA digunakan setiap hari oleh berbagai industri di Indonesia, dari sektor pertambangan umum, baik logam, mineral maupun batubara; sektor kuari dan konstruksi seperti industri semen, aspal dan penggalian batu andesit; proyek konstruksi seperti dam, terowongan, irigasi, penghancuran gedung-gedung tua, pendalaman pelabuhan; sektor minyak dan gas seperti operasi perforasi casing sumur minyak, operasi seismik; dan juga operasi militer.

Selain untuk pasaran domestik, produk-produk DAHANA juga telah diekspor ke mancanegara seperti ke Kanada, Oman, Iran, Mesir, Tiongkok, Qatar, Australia, ASEAN dan lain-lain.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here