SUBANG – Kepala Desa Kasomalang Kulon terpilih H. Amirudin membentuk Tim Optimalisasi dan Sinkronisasi (TOS) Desa Kasomalang kulon. Tim ini fungsinya mirip dengan TOS yang dibentuk oleh Bupati Subang dan Wakil Bupati Subang yang baru, bertujuan untuk menyesuaikan program-program unggulan mereka agar bisa masuk ke Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDES) Kasomalang kulon 2019-2020.

Ketua Tim Optimalisasi dan Sinkronisasi, M. Khoerudin mengatakan, berdasarkan penuturan H Amirudin, katanya, tim Optimalisasi dan Sinkronisasi tersebut terinspirasi mengikuti jejak yang telah dilakukan oleh Bupati Subang dan Wakil Bupati Kab. Subang (H. Ruhimat dan Agus Masykur). Tim optimalisasi dan sinkronisasi dianggap penting oleh kepala desa terpilih. Demi lancarnya TOS ini, Amirudin bertemu dengan Kepala Desa Kasomalang kulon Nurwan Effendi yang saat ini masih aktip.

“Menurut Pak Amir, setelah bicara yang lain-lain, Pak Nurwan bilang, beliau sedang menyusun anggaran dan sebentar lagi menyusun RPJMDES. Karena itu, kata Pak Nurwan, akan lebih baik kalau ada tim dari Pak Amir terlibat segera,” ujar M. Khoerudin, Jumat (11/01/2019).

Setelah terbentuk tim Optimalisasi dan sinkronisasi, Amirudin langsung berpikir apa langkah yang harus dilakukan kemudian.

“Daripada menunjuk orang yang setiap kali ganti, lebih baik dibuat tim. Ada strukturnya, ada tugas kewajiban. Batas-batas waktu akhirnya dibuat tim,” katanya.

M. Khoerudin menjelaskan, tim tersebut diberi nama tim optima dan sinkronisasi karena bertujuan untuk menyesuaikan antara program-program yang sedang disusun Pemerintahan Desa Kasomalang kulon saat ini, dengan program yang akan disusun dan dilaksanakan Kepala Desa baru. Pasalnya, katanya, hal yang paling mendasar adalah harus sinkronnya program antara yang sedang disusun dengan janji-janji Amir saat kampanye.

Sinkronisasi lainnya, katanya, adalah terkait dengan jadwal. Amir baru ditetapkan sebagai kepala desa terpilih pada Desember, sedangkan beliau baru bisa bekerja aktif bulan Januari pertengahan setelah pelantikan. Waktu dari saat desember – Januari ada jeda waktu, sehingga dalam waktu hitungan minggu-minggu ini, pihaknya mempelajari regulasi, program yang ada, struktur organisasi pemerintahan desa kasomalang kulon, serta pengenalan dengan orang-orang di lingkungan Pemerintahan Desa Kasomalang kulon.

“Begitu tim dibentuk sudah pasti langsung kerja. Jadi kami di kasih mandat kepercayaan untuk memahami regulasi, memahami program yang ada, memahami anggaran, orang, sampai struktur organisasi,” katanya.

Selanjutnya, Optimalisasi dan sinkronisasi berikutnya adalah untuk membangun hubungan kondusif di masa transisi antara pemerintahan lama dan yang baru. Pasalnya di masa sebelumnya, pihaknya menilai ada hambatan membangun hubungan di masa transisi pemerintahan desa.

Dengan demikian, pihaknya ingin di periode selanjutnya, hubungan tersebut bisa diperbaiki dan melakukan komunikasi dengan terbuka. Supaya antara yang direncanakan Kepala Desa definitip dengan kepala desa terpilih harus sinkron agar program yang dimaksud berjalan lancar dan bisa dinikmati warga Kasomalang kulon.

“Intinya tim ini, tim teknis yang kemudian menjalankan fungsi, menjembatani berbagai pihak. Amir cuma tunggal, perlu dibantu tim yang bisa meringankan beban sekaligus bisa menjangkau kalangan lebih luas dalam waktu yang tersisa ini,” pungkasnya.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here