SUBANG – Bupati Subang H Ruhimat, menanggapi ketidakhadirannya saat acara pertemuan ratusan BUMDes di Kabupaten Subang dengan Staf Kepresidenan di Fave Hotel, Subang Sabtu (09/01/2019) lalu bukan sebagai bentuk tidak mendukung terhadap program pusat untuk pembangunan ekonomi masyarakat desa.  


Menurutnya, dia memang tidak hadir pada acara tersebut, namun tetap mendukung program tersebut. 
Dia mengungkapkan bahwa dirinya jauh jauh hari sudah mengunjungi Kementerian Desa. “Jadi saya sangat mendukung perkembangan BUMDes,” sebutnya, Senin (11/01/2019). 


Apalagi saat dia mendengar bahwa ada dana pinjaman lunak di LPDB di bawah binaan Kemenkop UMKM yang bernilai Rp 1,5 Triliun. 
“Wah, hebat itu. Luar biasa, saya sangat setuju,” pungkasnya. 


Sebelumnya, diberitakan, Raja Galuh Pakuan Rahiyang Mandalajati, Evi Silviadi menyayangkan Bupati Subang H Ruhimat tidak hadir pada Seminar Gerakan Masyarakat Membangun Desa Dengan BUMDes. “Padahal panitia sudah menyediakan waktu untuk (Bupati) bicara lebih awal,” ujarnya kepada awak media, Minggu (10/2/2019).


Sayangnya Bupati tidak hadir. Padahal ini merupakan kesempatan untuk merealisasikan membasmi bank emok yang menjadi momok masyarakat.
Dalam seminar itu ‎staf presiden KSP membicarakan membawa program dari lembaga pembiayaan dana bergulir dari Kementerian Koperasi.


“Sayang sekali, ya. Ngalalaworakeun kesempatan ini. Padahal itu sangat nyambung dengan Program Jawara memberantas bank emok,” ujarnya dengan nada sedih.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here