SUBANG – Sebanyak 34 Orang personil TNI AD Batalyon Infantri 312/ Kala Hitam yang dipimpin Lettu Inf Yusuf berhasil mengamankan pendemo yang sempat menyandra manajer Pertamina Pagaden, pada Jumat (22/12/2019).

Menurut FM Subang, Asman HSSE, awalnya, terjadi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak terima dengan pembangunan kantor Pertamina. Unjuk rasa dihadang oleh kelompok PHH dari Security Pertamina.

“Massa mulai anarkis dengan melempar dan mendorong PHH. Personil PHH mendorong masyarakat keluar kantor dengan kekerasan yang memancing kemarahan masyarakat. Masyarakat mundur dan marah, mengancam utk kembali lagi,” katanya.

Saat masyarakat mundur, Manajer Pertamina memberikan warning kepada Security utk tetap waspada. Saat penyampaian tersebut, tiba2 masyarakat yg menggunakan senjata sambil menembak lari masuk kedalam Pertamina sambil mengejar Manajer Pertamina. Pasukan PHH lari mencari perlindungan.

“Masyarakat bersenjata berhasil menawan manajer Pertamina di dalam kantor. Saat itu juga pihak Pertamina meminta bantuan kepada yonif 312 utk membantu membebaskan Sandra,” tuturnya.

Dari pihak Pertamina melakukan negosiasi dengan masyarakat agar manajer Pertamina dilepaskan. Saat negosiasi dilaksanakan, Tim baswan 312 datang secara senyap dari belakang dan berhasil membebaskan sandra. Sandra diamankan menggunakan kendaraan Oz.

Demikian tadi, Latihan bersama Pertamina Simulasi PAM Obvitnas oleh Security dan Pembebasan tawanan oleh personil Yonif 312/Kala Hitam. Kegiatan tersebut disaksikan oleh GM Pertamina beserta TIM, Wadanyonif 312/KH, Danramil Pagaden dan Kapolsek pagaden.
(rls/adv).

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here