JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memberikan sinyal lampu hijau kepada Gubernur Jabar soal bantuan dana hibah yang akan disalurkan ke KONI Jawa Barat.

Menpora secara jelas tidak mempersoalkan penyaluran dana hibah ke KONI Jabar seperti tertuang dalam surat dengan Nomor B.3.4.1/MENPORA-SET-BII/III/2019, Perihal penyampaian telaah dan saran yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Surat dari Menpora itu menindaklanjuti atau sebagai jawaban terhadap surat Gubernur Jabar Nomor: 426/492/Dispora, Tanggal 8 Februari 2019 Perihal permohonan arahan pemberian dana hibah kepada KONI Jabar.

Pada intinya, Menpora sampaikan hal sebagai berikut:
Pertama, Mengenai legal standing kedudukan Brigjen TNI H Ahmad Saifudin, SE MM AIFO, selaku Ketua KONI Jabar yang telah beralih dari jabatan struktur menjadi jabatan fungsional terhitung 25 Januari 2019 seseuai keputusan Panglima TNI dengan Nomor: kep/81/1/19.

Kedua, Rencana penyaluran hibah kepada KONI Jabar Tahun Anggaran 2019 pada prinsipnya dapat dilakukan sepanjang mekanisme penyaluran hibah telah berpedoman pada Permendagri No 32 Tahun 2011.

Menaggapi surat Menpora tersebut, Pengurus Bina Prestasi KONI Jabar Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, angkat bicara.

“Iya, gubernur akhirnya diyakinkan Kemenpora bahwa Kedudukan Brigjend Ahmad Saepudin itu sah dan tidak ada masalah bila dana hibah diturunkan,” kata Ketua Umum Pengprov Muaythai Jawa Barat itu.

Evi mendesak Ridwan Kamil agar tak lagi ragu menyalurkan hibah ke KONI Jabar.
“Saya minta gubernur untuk segera tindak lanjuti surat arahan Kemenpora. Karena persiapan pelatda untuk menghadapi babak kualifikasi sudah mendesak,” tandasnya.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here