SUBANG – Sebagai apresiasi atas inisiasi merintis desa kawasan di Kecamatan Cijambe dan Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang, Presiden Joko Widodo memberi hadiah khusus yakni berbentuk buah Pala Emas kepada Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi.

Hadiah istimewa buah Pala itu berlapis emas 24 karat dan konon sudah ratusan tahun berada di Inggris. Bingkisan khusus dari Joko Widodo itu, dibingkai cantik dalam kotak kaca kecil dan diserahkan oleh Staf Presiden Ariani Jalal kepada Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi.

“Ini saya bawa hadiah buat Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, sebuah pala yang usianya sudah ratusan tahun dilapisi emas 24 karat dari bapak Presiden Jokowi khusus. Semoga Raja semakin termotivasi dengan hadiah ini, sehingga mampu mewujudkan keinginannya mengembalikan kejayaan rempah-rempah nusantara, dari desa kawasan,” ujar Staf Presiden Ariani Jalal, di hadapan media, Rabu (20/3/2019).

Ariani juga menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi, agar Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, agar terus berkiprah membina masyarakat dengan LAK Galuh Pakuan, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Beliau juga berpesan kepada saya, untuk Kang Raja, agar Kang Raja terus berkarya untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo, atas hadiah yang sudah diterimanya. Hadiah khusus yang disampaikan Staf Presiden Ariani Djalal ini menurut Evi, akan menjadi motivasi untuk membina masyarakat, yang adil dan makmur, baldatun Toyyibatun Warobun Ghofur.

“Ini kejutan buat saya dari Bapak Presiden Jokowi, Insya Alloh ini akan menjadi motivasi saya untuk membina masyarakat,” singkat Evi.

Seperti diketahui, buah pala merupakan salah satu jenis rempah-rempah asli Indonesia, yang memiliki nilai komoditi tinggi, serta diperebutan oleh bangsa Eropa ratusan tahun lalu. Hadiah khusus Presiden Joko Widodo, sejalan dengan apa yang sudah dilakukan Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, sebagai inisiator dan penggagas desa kawasan, yang mengembangkan budidaya rempah-rempah. Evi juga berhasil menjalin kerjasama dengan beberapa negara, dalam perdagangan rempah-rempah.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here