SUBANG – Kegiatan ‘Ngabatik’ bukan berarti membatik atau membikin karya batik. Namun Ngabatik ini merupakan singkatan dari ngariung, ngobrol bari akustik adalah kegiatan kreatif yang diselenggarakan oleh Ranggon Buku dan Karang Taruna Desa Cicadas, Kecamatan Binong, Subang pada Minggu (07/04/2019) lalu. Ngabatik tersebut mendapat respon bagus karena diikuti puluhan pemuda dan warga Desa Cicadas dengan antusias.

Edisi Ngabatik kemarin mengusung tema “ngamumule lembur ku maca jeung lagu”, atau bisa diartikan menyemarakkan kampung halaman dengan membaca dan dan nyanyian. Adapun rentetan acara yakni: Ngopi, Tausyiah, ngobrol santai, unjuk kabisa seni, penggalangan buku, orasi pentingnya literasi, pemuda melek politik dan festival jajanan desa.

Menurut Pendiri Ranggon Buku, Teguh Deni Aljabar, Ngabatik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran baca pada masyarakat.
Teguh berharap bahwa dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan minat baca masyarakat. “Semoga ngabatik ini menjadi alternatif dalam meningkatkan minat baca khususnya bagi kaum milenial,” papar Teguh, di sela kegiatan.

Di saat yang sama, Frezi Amirulloh selaku Katua Karang Taruna Desa Cicadas menyampaikan bahwa musik menjadi instrumen gerakan pengabdian untuk masyarakat.

“Adanya ngabatik ini bukti bahwa karang taruna menjadi jawaban disetiap permasalahan desa” paparnya.

Hadir pula Ketua Karang Taruna Kab. Subang Heri Susanto. Dia menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan desa. “Pemuda yang tergabung dalam karang taruna memiliki tugas mencerdaakan masyarakat. Dengan hadirnya kegiatan Ngabatik ini sungguh kami apresiasi dan perlu ditingkatkan penyelenggaraannya,” ungkap Heri.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here