GARUT – Ketua Pemuda Pemerhati Garut Intan (PPGI) Rijal Pratama mengutarakan klarifikasi atas pernyataannya dalam pemberitaan yang dimuat sebelumnya.

“Kami atas nama Pemuda Pemerhati Garut Intan (PPGI) meminta izin untuk mengklarifikasi atas tersebarnya pemberitaan di media porosjabar terkait double job baik itu pendamping PKH atawpun pendamping Desa yang ikut serta jadi TPM BBWS,” kata Rijal dalam keterangan melalui pesan singkat, Kamis (23/05/2019).

Rijal, sebelumnya mendesak agar Dinas Sosial Kabupaten Garut agar bertindak tegas mengenai double job tersebut.

“Atas dasar pengetahuan sepihak kami menduga ada kejanggalan yang kami juga tanpa mengkaji dan singkronisasi data. Namun ketika kami menyimpulkan dan menganalisa serta menyingkronkan data daftar pendamping, kami tidak menemukan bahwasanya ada kesamaan ataupun rangkap pekerjaan alias double job,” ungkapnya.

Melalui tulisan ini, Rijal menyatakan meralat semua pernyataan yang pernah keluar mengenai dinas terkait maupun dugaan daftar nama yang diduga rangkap pekerjaan sebagai pendamping.

“Kami menarik semua pernyataan baik dimedia ataupun pemberitahuan kepada dinas terkait, dan kami simpulkan bahwa tidak ada kesalahan dalam proses penyeleksian TPM BBWS, terimakasih,” tutupnya.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here