SUBANG – Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan mereaslisasikan Program “Bank Domba” hanya beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Patih LAK Galuh Pakuan Abah Renggo mengatakan, program “Bank Domba” tersebut sebagai program pendukung Kawasan Desa Berbasis Rempah.

Untuk tahap pertama Program “Bank Domba” ini kata Renggo, baru bisa terpenuhi sebanyak 50 ekor domba, dari target 6 bulan kedepan sebanyak 500 ekor.

“Alhamdulillah hari ini Galuh Pakuan sudah meluncurkan program “Bank Domba” di tahun 2019 ini dengan tahap pertama sebanyak 50 ekor, dari target 600 ekor yang harus terpenuhi selama 6 bulan kedepan,” ujar Renggo kepada Wartawan di Subang, Kamis (30/05/2019).

Program “Bank Domba” ini dikatakannya selain sebagai pe dukung program Kawaaan Desa Berbasis Rempah, dengan memanfaatkan kotorannya sebagia pupuk organik tanaman rwmpah, seklaigus sebagai program mempersempit ruang gerak dari bank emok atau rentenir.

“Dengan program “Bank Domba” ini Galuh berkeinginan untuk merubah paradigma masyarakat, yang masih ketergantungan terhadap bank emok dan rentenir,” jelasnya.

Sementara itu program “Bank Domba” ini lanjut Renggo, untuk memperkuat pembangunan ekonomi masyarakat Galuh Pakuan, dengan konsep ekonomi kerakyatan, dari untuk oleh masyarakat Adat Galuh Pakuan dalam mewujudkan Subang Poros Maritim Berbasis Rempah. “Program ini sekaligus merealisasikan Program Bupati Subang Ruhimat, Subang Jaya Istimewa dan Sejahtera (Jawara),” ucapnya.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here