BOGOR – Kontingen Muaythai Jawa Barat, meloloskan 8 atlit terbaiknya ke babak semi final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Ke-7, dan Liga Nasional (Liganas) di Bogor Jawa Barat.

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Jawa Barat Rahyang Mandalajati Evi Silviadi melalui Sekretaris Umum (Sekum) Muaythai Jabar Nendy Suryanegara mengatakan, dari ke 8 atlit Muaythai Jabar, yang turun di 4 kelas berbeda, semuanya berpeluang meraih medali emas untuk kontingen Jabar. Namun sangat disayangkan ada dua atlit Jabar di kelas 51 senior putera terjadi Jabar all semi final yakni Hilmi Alimin dan M. Redho Abhibawa.

Melihat kekuatan lawan-lawan Jabar di babak semi final hari ini kata Nendi, semua Provinsi yang ikut di Kejurnas dan Liganas 2019 Bogor ini, kemampuan atlitnya sudah mulai merata seperti Banten, Maluku, NTB, DKI, Papau dan Jateng.

“Kalau melihat peluang, kita tetap optimis dari 8 finalis, kita mampu menyapu semua medali emas, tetapi kita juga melihat kemampuan dari semua pemprov muaythai sudah mulai merata, terlebih melihat Jateng yang begitu pesat, termasuk Papua, NTB dan Banten,” ujar Nendi ditemui, Kamis (27/6/2019) dini hari tadi.

Di hari ketiga kemarin Jabar sudah meraih 2 medali perunggu yang dipersembahkan oleh Desy Ratna Chemy yang turun di kelas 51 kg senior puteri, dan Kartika di kelas 48 kg puteri.

“Sampai hari ketiga Jabar baru memperoleh 2 medali perunggu, yang dipersembahkan Desy Ratna Chemy di kelas 51 kg senior puteri, dan Kartika di kelas 48 kg senior puteri,” terangnya.

Di Kejurnas Ke-7 dan Liganas Bogor 2019 kali ini dikatakan Nendy, kontingen Jabar menemui kendala tekhnis dan non tekhnis seperti, tidak bisa diikutsertakannya 7 atlit andalan muaythai Jabar diantaranya, Reymond, Ray di kelas putera dan kelas puteri Nursa’adah serta Adisty.

Selain itu, ada beberapa atlit muaythai Jabar, yang tidak bisa mengikuti pertandingan di Kejurnas dan Liganas Bogor saat ini, karena alasan dari 27 provinsi peserta Kejurnas dan Ligamas, minim membawa atlit junior putera- puteri, di Kejurnas dan Liganas kali ini, termasuk atlit di kelas kadet, meski Jabar masih bisa menurunkan dua kelas kadetnya.

“Di Kejurnas dan Liganas 2019 Bogor, kontingen Jabar tidak hanya dirugikan secara tekhnis juga non tekhnis, namun kita tetap optimis mampu memboyong kembali piala Wakil Presiden ke Jabar,” tegas Nendy.

Sementara itu atlit Muaythai Jabar, yang masuk babak semi final :
1. Hilmi Alimin di kelas 51 kg putera,
2. M Redho Abhibawa di kelas senior 51 kg putera,
3. M. Ramdhani Londo kelas senior 54 kg putera,
4. Ganti Alamsyah kelas senior 63 kg putera,
5. Edimus kelas senior 63 kg putera,
6. Sandi Maleong kelas senior 78 kg putera,
7. Defan Dwisatrio junior 45 kg putera, dan
8. Gusti Sialana kelas senior 75 kg putra.

Dalam Kejurnas Ke-7 dan Liganas Muaythai Senior 2019 di Bogor ini diikuti oleh, 27 Provinsi diantaranya Jabar, Banten, DKI Jakarta, Jateng, Jatim, Riau, Jambi, Sumut, Bengkulu, NTB, Maluku, Bali, Sulsel dan Kalteng, serta Papua.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here