SUBANG – Pemkab Subang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melaksanakan Pekan Panutan Pajak Lingkup ASN Kabupaten Subang dari tanggal 1 sampai 5 Juli dihalaman Kantor Bupati Subang.

Kegiatan ini bertujuan agar ASN harus menjadi pelopor dan panutan bagi masyarakat dalam hal ketaatan membayar pajak kendaraan bermotor dan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan.

“Saya menghimbau kepada ASN Kabupaten Subang untuk mendukung kegiatan ini, karena kepatuhan kita dalam membayar pajak akan mendukung kesuksesan pembangunan di Kabupaten Subang dan Propinsi Jawa Barat,” ujar Wakil Bupati Subang, Agus Masykur usai Apel Pagi, Senin (01/07/2019).

Kepala Bapenda Dadang Kurnianudin melalui Kepala Sub TU P3D Bapenda Kabupaten Subang, Budiman, menyebutkan saat ini tunggakan pajak kendaraan roda dua dan roda empat di kabupaten Subang mencapai 15 ribu kendaraan.

“Dari bulan Maret sampai Juni penarikan pajak kendaraan baru mencapai 1.783 kendaraan roda dua dan roda empat yang membayar pajak,” kata Budiman.

Untuk Pekan Panutan Pajak ini, yang merupakan salah satu program program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sangat bagus sekali karena berkaitan dengan tugas pokok Bapenda sebagai penarik pajak.

“Sesuai tugas pokoknya itu sebagai penarikan pajak kendaraan bermotor, dimana Pekan Panutan Pajak ini panutan bagi masyarakat. seluruh ASN atau aparatur sipil negara yang memiliki kendaraan yang belum plat T atau berplat Subang itu wajib untuk ditarik ke Subang, karena kita tahu sendiri untuk kontribusi ke pembayaran pajak sangat diperlukan sekali dipotensi pajak kendaraan itu sendiri,” paparnya.

Budiman mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan. Kegiatan ini dimotori Pemda Subang. Akan dilaksnakan sampai hari Jumat (05/07/2019) mendatang.

“Alhamdulilah di hari pertama ini sudah banyak sekali yang bayar karena sudah dikasih tahu atau di sosialisasikan langsung oleh kepala sinas masing-mading, pak bupati atau sama kepala bidang masing-masing,” katanya.

Adapun untuk target karena ini baru di sosialisasikan minggu kemarin. Sehingga pihaknya tidak mematok target begitu tinggi. Target per hari hanya 40 wajib pajak atau KBM kendaraan yang membayar pajak.

“Untuk mensosialisasikan ke kecamatan-kecamatan, pak bupati sudah mengirimkan surat, itu juga melalui group WA juga sama bapak bupati,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here