PURWAKARTA – Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) di Desa Kadumekar bersama dengan aparatur Desa Kadumekar Kecamatan Babakancikao Kab Purwakarta meresmikan acara pembukaan kampung bersih dan Festival Karya Kadumekar, Sabtu (20/072019).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program “Citarum Harum” yang telah disosialisasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Menurut DPL Kadumekar Ramlah M Zen, lokasi di desa tersebut cocok untuk diterapkan program kampung bersih. Kegiatan dimulai pukul 08.00 pagi dengan melibatkan masyarakat setempat. Ramlah mengungkapkan bahwa festival ini merupakan langkah kongkret atau kerja nyata yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Kesadaran terhadap lingkungan ini harus terus digalakan. Kampus mempelopori dengan membuat semacam percontohan kegiatan. Kedepan diharapkan masyarakat dapat secara mandiri menjaga dan melestarikan lingkungan mereka sendiri,” kata Ramlah.

Selain itu, Arey Kautsar PS sebagai sebagai kordinator Desa Kadumekar mengatakan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN Unsika Desa Kadumekar akan membuat program nyata sesuai Tridharma Perguruan Tinggi yang berpihak kepada masyarakat terutama kepada 4 pilar yaitu pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan ekonomi.

“Kami mengajak kepada masyarakat agar lebih mencintai lingkungan dan sungai karena lingkungan dan sungai adalah jatungnya bumi. Sehingga kondisi lingkungan dan sungai bisa kembali seperti dulu dimana kualitasnya dapat dirasakan manfaatnya untuk keperluan masyarakat,” imbuhnya.

Pada kegiatan itu pula di laksanakan festival karya kadumekar dan beberapa peresmian di kampung bersih tersebut. Dalam festival banyak lomba-lomba yang bersifat edukasi untuk masyarakat dan anak anak di Desa Kadumekar.

Lili Munandar sebagai Kepala Desa Kadumekar berharap kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Unsika agar bisa lebih lama berada di desa. “Saya selaku kepala desa melihat kegiatan KKN ini memberikan dapak positif sekali kepada masyarakat Desa Kadumekar,” katanya.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here