SUBANG – Tiga orang pelaku dari komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan masyarakat berhasil diamankan Polres Subang. Satu orang diantaranya harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh anggota polisi.

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni menyatakan komplotan ini merupakan pelaku curanmor lintas wilayah yang telah melakukanaksinya di 15 tempat kejadian perkara (TKP).

“Komplotan ini di Subang tercatat melakukan di 5 TKP kemudian di wilayah Cimahi, Bandung Barat dan Kota Bandung di 10 TKP,” tutur Kapolres di Mapolres Subang, Kamis (15/8/2019).

Adapun modusnya kata Kapolres, pelaku mengincar lokasi yang sepi dan kurang terjaga dengan baik. “Seperti di minimarket dan pemukiman. Modus yang dilakukan dengan menggunakan kunci leter T atau kunci Y. Satu pelaku melakukan eksekusi sedangkan yang lain mengawasi dan melakukan pengawalan hasil pencurian selama dalam perjalanan,” ujarnya menjelaskan.

Para pelaku tersebut ialah DI (28 tahun) warga Purwadadi sebagai pelaku eksekutor yang melakukan pencurian sepeda motor atau pemetik. Kemudian pelaku berinisial AS (25 tahun) warga Bandung Barat sebagai penunjuk jalan dan J (30 tahun) warga Purwakarta sebagai pengawas dan yang mengawal hasil curian selama dalam perjalanan.

Dari hasil pemeriksaan kepada pelaku, terungkap ternyata pelaku telah berkali-kali melakukan kejahatannya selain di Subang, juga di Cimahi, Bandung Barat dan Kota Bandung.

Dari tangan para pelaku diamankan 1 buah kunci leter T atau Y, sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan. Sejumlah barang bukti berupa sepeda motor berbagai jenis hasil curian kini diamankan di Mapolres Subang.

Untuk melakukan pengembangan kasus sampai kepada penadahnya, pihak Polres Subang akan berkoordinasi dengan Polres Cimahi dan Polres lainnya yang menjadi tempat pelaku melakukan aksinya.

“Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP yaitu pencurian dengan pemberatan. Diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Kapolres.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here