SUBANG – Guru Besar Pendidikan Seni UPI Bandung, Prof. Dr. Tati Narawati M.Hum, mendorong hasil tesis 11 mahasiswa pasca sarjana UPI yang meneliti kiprah LAK Galuh Pakuan nanti bisa menjadi salah satu rekomendasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, agar masuk dalam kurikulum 13 (Kurtilas) pendidikan, sebagai muatan lokal (Mulok). Sehingga nanti LAK Galuh Pakuan, dan semua kearifan lokal, yang kembangkan LAK Galuh Pakuan bisa dipelajari dan dikenal masyarakat luas, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat setuju ketika hasil tesis itu menjadi penguat, semua pemberdayaan dan nilai-nilai kesundaan yang dibangun LAK Galuh Pakuan masuk di kurtilas pendidikan sebagai muatan lokal,” ujar Prof Nara, sapaan akrabnya, saat kunjungan ke Karatwan Galuh Pakuan di Subang bersama 11 mahasiswanya, Selasa (05/11/2019).

Menurutnya, suatu hal yang menarik di LAK Galuh Pakuan kata Nara, bagaimana seorang Raja LAK Galuh Pakuan, mampu memanfaatkan, sekaligus mengkolaborasikan antar seni budaya dengan tekhnologi digital.

“Ini yang menarik bagi saya, ada satu kelebihan di LAK Galuh Pakuan ini, yang tidak dilakukan oleh siapapun. Dan sangat luar biasa Raja Galuh mampu mengkolaborasikan seni dan budaya dengan tekhnologi digital, dimana di era revolusi industri 4.0, bahwa tekhnologi itu sangat diagung-agungkan, dan disini tekhnologi itu diberdayakan untuk meningkatkan seni dan budaya, itu sebenarnya yang sangat menarik di sini,” tegasnya.

Sementara itu salah satu diantara sekian materi yang akan menjadi bahan awal tesis para mahasiswa Fakultas Seni Tari UPI yakni gelegar 1000 kentongan yang diinisiasi Raja Galuh Pakuan bekerjasama dengan RRI Bandung, yang dikolaborasikan dengan rampak gendang, dan tarian kolosal LAK Galuh Pakuan.

“Gelegar 1000 kentongan, yang bekerjsama dengan RRI mungkin salah satu bahan buat tesis mahasiswa kami, tetapi masih banyak hal yang perlu kita gali dari LAK Galuh Pakuan, sebagai pengayaan materi tesis,” imbuh Nara.

Prof. Nara selain membawa 11 mahasiswa pasca sarjana UPI juga didampingi Dr. Trianti Nugraheni, M.Si selaku Wakil Dekan II FPSD UPI dan Dr. Uus Karwati, M.Sn. sebagai
Ketua Departemen Pendidikan Musik.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here