SUBANG – Tepat setahun lalu, 23 November 2018, Sekumpulan warga Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang mulai menghimpun diri dan membentuk wadah organisasi. Organisasi ini dinamai Urang Pagaden Asli disingkat UPAS.

UPAS, sejak didirikan, bertujuan menjadi media perkumpulan dan silaturahmi sesama warga Pagaden dan sekitarnya tanpa membedakan latar belakang sosial. Seiring berjalan waktu, berkembang ide ide yang diwujudkan dengan kegiatan sosial.

Ketua Umum UPAS, Asep Saepudin mengungkapkan, warga UPAS kian hari makin bertambah bahkan tidak hanya orang Pagaden saja. UPAS kemudian juga mulai bergerak sedikit demi sedikit keluar rumah. Artinya tidak hanya berkumpul, tapi juga berbakti.

“Apapun yang bisa kami lakukan secara swadaya, kami lakukan. Kami juga ajak komunitas lain untuk ikut serta. Seperti pedagang pasar, klub motor dan lain lain. Yang penting punya tujuan yang sama,” kata Asep, usai acara santunan yatim piatu kepada 60 anak yatim, sekaligus perayaan Hari Jadi UPAS yang pertama, Sabtu (23/11/2019) di Aula Kecamatan Pagaden.

Tercatat, UPAS telah beberapa kali turun ‘beraksi’. Para pegiat UPAS pertama membersihkan tumpukan sampah di sekitar Pasar Inpres Pagaden yang sudah mengganggu kenyamanan aktivitas pasar. Kegiatan itu juga melibatkan pemerintah desa, aparat dan warga sekitar.

Lalu, saat tiba Bulan Ramadhan, UPAS membagikan bingkisan takjil gratis untuk pengguna jalan. Kemudian, UPAS melalui para anggotanya memberi santunan dengan mendatangi langsung sasaran, warga yang kurang mampu.

Hingga ulang tahun yang kesatu ini, UPAS rutin menggelar sunatan massal gratis di setiap pekan.
“Setiap pekan, kami membantu khitanan minimal dua anak. Silakan dari manapun anaknya, insya Allah bisa kami bantu. Alhamdulillah, sudah setahun berjalan. Semoga kami selalu diberikan kekuatan dan rejeki oleh Allah SWT agar selalu konsisten, berkelanjutan dan inovatif,” ujarnya.

Urang Pagaden Asli (UPAS) memperingati ulang tahun mereka yang pertama dengan menyantuni anak yatim piatu.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here