SUBANG – Upaya Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan, untuk ikut serta membantu Ulfia Nur Fitria Nalita bayi berusia 8 bulan penderita benjolan di kepala mendapat titik terang.

Akhirnya, Rumah Sakit Al-Ikhsan Bandung mau membantu. Disuport juga oleh Wakil Ketua DPRD Jabar Dr Ineu Purwadewi Sundari Fraksi PDI Perjuangan.

Ratu Agung LAK Galuh Pakuan Ambu Indung Budak Noviyanti Maulani yang terus mendampingi Ulfia mengungkapkan, Direktur RS Al-Ikhsan dr. Dewi Basmala Gatot sejak kemarin terus menghubungi agar Ulfia di bawa ke RS Al-Ikhsan. Dia berjanji akan menangani sampai tuntas penyakit yang dialami bocah malang tersebut.

“Alhamdulillah Allah telah memberikan jalan kemudahan bagi Ulfia. Apa yang saya lakukan ini untuk Ulfia, tidak sedikit yang empati, dan ingin membantu. Termasuk RS Al-Ikhsan Bandung ini,” ujar Noviyanti kepada wartawan di Subang, Selasa (11/2/2020) malam.

Saat ini saja kata Noviyanti, sejumlah dokter ahli dan spesialis serta dokter bedah, sudah menangani penyakit yang diderita Ulfia. Bahkan Direktur RS Al-Ikhsan, berjanji jika sudah ada hasil resume dari para dokter, segera akan dilakukan tindakkan operasi.

“Hari ini Ulfia, sudah masuk di ruang perawatan paviliun RS Al-Ikhsan, sambil menunggu tindakkan operasi,” terangnya.

Untuk biaya selama di RS Al-Ikhsan Bandung diungkapkan Noviyanti, pihak RS Al-Ikhsan memberikan solusi berbagi beban, yakni sebagian ditanggung oleh BPJS, dan sebagian ditanggung pihak rumah sakit.

Semua ini sambung Noviyanti, tidak terlepas dari peran besar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Dr Ineu Purwadewi Sundari, yang sigap menghubungi pihak RS Al-Ikhsan.

“Terima kasih untuk semua yang ikut peduli terhadap penderitaan yang dialami Ulfia. Khususnya untuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Teh Ineu, juga Direktur RS Al-Ikhsan, beserta dokter dan seluruh staffnya,” imbuh Noviyanti.

Sementara itu dikatakan Noviyanti, untuk penggalangan dana peduli Ulfia, hingga saat ini masih terus berjalan. Karena tidak sedikit para dermawan yang mau membantu meringankan beban kedua orang tua Ulfia.

“Banyak dari Jakarta yang mau bantu, bahkan relasi Kang Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, juga mau ikut membantu,” pungkasnya.

Sebelumnya Ulfia tak mendapat respon dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS). Pihak RS sempat tidak melayani perawatan dan tindakaan medis terhadap Ulfia. Karena alasan terkendala dengan minimnya peralatan medis, dan masalah BPJS.

Ahmad Ripai

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here