SUBANG – Demi melestarikan alam terutama di kawasan pesisir, anggota DPRD Fraksi Gerindra Zainal Mufid Z, SH. menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Blanakan Kab. Subang, Minggu (23/02/2020).

Seribuan bibit mangrove tersebut tidak ditanam sendiri. Zainal menggandeng Kelompok Konservasi Pesisir Laut Blanakan (KKPLB) Mekar Bahari, Dinas Lingkungan Hidup Subang, Perhutani KRPH Tegal Tangkil Asper Pamanukan bersama masyarakat setempat. Pohon pohon itu juga ditanam di lahan bekas tambak. Lahan tersebut memang sudah tidak produktif dan merupakan bagian dari lahan milik Perhutani yang sudah lama tidak dimanfaatkan.

Zainal mengatakan, penanaman bibit tanaman mangrove ini merupakan bagian dari kegiatan masyarakat pesisir Laut Blanakan, dalam kerangka Peduli Penghijauan Pantai dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Kegiatan penanaman bibit mangrove ini juga sengaja dipilih di pesisir Desa Blanakan yang juga banyak ditumbuhi tanaman mangrove yang sudah mulai terkisis oleh abrasi.

“Jadi kegiatan penghijauan ini menjadikan kawasan hutan mangrove semakin luas, dan makin bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kasi Pemeliharaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Cece Rahman, menegaskan, pohon Mangrove sendiri memiliki banyak manfaat. Dari sisi fisik, pohon bakau atau yang biasa disebut mangrove yang berakar dan batang banyak ini, bekerja mencegah bahaya tsunami dan abrasi air laut.

Kemudian dari sisi ekologi, Cece menyebut, Pohon Bakau juga bekerja sebagai penyaring air dan udara, dan sebagai habitat tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Kemudian dari sisi ekonomi, Mangrove menghasilkan kayu dan arang, serta buah atau biji yang bisa diolah menjadi berbagai makanan dan minuman.

“Semoga dengan kegiatan penanaman pohon ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan umum masyarakat Kabupaten Subang. Kami juga berharap tidak hanya berhenti di sini. Tidak hanya fokus menanam, namun kedepannya, kita harus bersama-sama untuk merawat,” tandasnya.

Sarma, salah satu petugas Perhutani yang juga mengikuti kegiatan penanaman Mangrove tersebut, meminta peran segenap komponen masyarakat untuk aktif melibatkan dan melestarikan lingkungan. Dengan kepedulian dalam mangrove hutan konservasi itu pun diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi, khusus untuk masyarakat pesisir di wilayah sekitar.

“Tentu kita mengharapkan ke depan, Hutan Mangrove ini dapat memberikan manfaat dan mengelola ekonomi masyarakat, juga dapat terciptanya lingkungan yang bersih, indah, sejuk dan nyaman,” tuturnya menutup.

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here