SUBANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang menerbitkan Surat Edaran resmi terkait petunjuk pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H yang akan dilaksanakan pada Minggu (24/05/2020).

Dalam surat edaran bernomor 20/MUI/Kab. Subang/V/2020 tersebut dijelaskan terkait tata cara pelaksanaan shalat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. MUI menekankan agar shalat ied dilaksanakan di rumah masing-masing bersama anggota keluarga saja. Namun, MUI tak melarang kalau pun masyarakat akan menggelar shalat ied di mesjid. Hanya saja, MUI Kabupaten Subang berharap agar jamaah yang mengikutinya tak lebih dari 30 orang.

“Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, disarankan agar umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing bersama keluarga. Apabila tidak memungkinkan dilaksanakan di rumah, dapat melaksanakan di mesjid dan atau mushola. Hindari shalat Idul Fitri di lapangan terbuka yang dapat mengundang banyak jamaah,” demikian isi pesan dalam edaran MUI Subang yang ditandatangani Ketua MUI Kabupaten Subang Drs. KH. Moh. Musa, M.Si dan Sekretaris MUI Kabupaten Subang Drs. H. Hamdan Lubis, M.Si.

Selanjutnya, MUI Subang mengingatkan tetap memelihara kesehatan dan menggunakan protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak antar jamaah, memakai masker, tidak bersalaman selesai shalat, langsung pulang ke rumah masing-masing. “Diharapkan jumlah jamaah di mesjid tidak lebih dari 30 orang,” imbauan MUI.

Dalam Surat tersebut MUI Kabupaten Subang juga menghimbau kepada Tokoh Masyarakat, Ketua DKM dan Pemuka Agama agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Setempat dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar pelaksanaan peribadatan senantiasa berada dalam pemeliharaan kesehatan yang baik.

Terkait Surat Edaran dari MUI tersebut Bupati Subang H. Ruhimat menghimbau agar aparatur pemerintahan di lingkungan Pemkab Subang untuk menjadikan Surat Edaran MUI Kabupaten Subang sebagai pedoman pelaksanaan shalat Idulfitri di wilayah Subang.

poros jabar, iklan covid 19Iklan Pemerintah, Covid-19 - porosjabar.com

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here