Akibat Kelakuan Si Pelor, Tokoh Masyarakat Pagaden Minta Miras Dirazia

0
743
porosjabar.com, sy abrehom
Porosjabar- Foto: Sy Abrehom

SUBANG – Peristiwa AS alias Pelor penabrak anggota polisi hingga tewas dalam keadaan mabuk menimbulkan tanda tanya, apakah miras masih mudah didapat di tengah masyarakat Subang? Kalau masih mudah, harus ada razia.

Tokoh masyarakat Pagaden, KH Ujang Soleh Somadi yang akrab disapa Sy Abrehom pengasuh Ponpes Miftahul Huda Al-Musri Katomas, mempertanyakan hal tersebut. Sebab menurutnya, peristiwa Si Pelor merupakan fenomena gunung es. Artinya kemungkinan masih banyak si Pelor lain yang dengan mudah mendapat minuman keras.

“Kita lihat dampaknya kan, satu Si Pelor saja dalam keadaan mabuk bisa berulah dengan demikian brutalnya akibat miras. Apakah hanya AS alias Pelor saja yang minum minuman keras? Atau memang mendapat miras itu mudah?,” tanya Abrehom, saat dihubungi Selasa (14/07/2020).

Oleh karena itu, dia meminta agar ada razia besar besaran narkotika dan miras di Subang agar dampaknya tidak merusak masyarakat. Dia yakin miras dan narkotika tidak ada manfaatnya baik sudut pandang agama maupun kesehatan.

Sebelumnya diberitakan, AS alias Pelor (37) pelaku penabrak korban Brigadir Andi Suwardi anggota Polres Subang terancam hukuman mati, seumur hidup atau sekurang kurangnya 20 tahun penjara.

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani didampingi Kasatreskrim AKP Deden A Yani menyebutkan bahwa AS alias Pelor disangkakan Pasal 340 KUHP, tentang pembuhuhan berencana.

“Kronologinya, pada tanggal 18 Juni 2020, AS berkendara ugal ugalan dalam keadaan mabuk di Jalan Kamarung Pagaden, malam hari bersama seorang wanita menggunakan mobil Datsun D-1229-SAD. Di tengah jalan, AS disalip istri korban. Tidak terima, AS lantas memaki dan menyenggol motor istri korban. Bigadir Andi yang muncul dari belakanb berkendara motor terpisah dengan istri menyusul AS dan menegurnya,” ujar Kapolres, dalam ekspos, Selasa (14/07/2020).

Kapolres melanjutkan, sebenarnya wanita teman AS sudah mengingatkan AS agar tidak usah memperpanjang masalah. Namun karena pengaruh miras, AS emosi dan berbalik arah hingga langsung menabrak korban dari belakang. Korban langsung tewas di tempat.

“AS alias Pelor juga sempat menabrak seorang warga bernama Asep. Setelah itu dia kabur dengan mobil hingga di kawasan Pusakajaya. AS kemudian meminjam motor koleganya untuk mengantarkan wanita temannya. Nah saat mengantar itu lah, AS ditangkap,” kata Kapolres.

Barang bukti yang diamankan yakni satu unit mobil Datsun D-1229-SAD, serpihan badan mobil dan sebuah sepeda motor honda milik korban warna merah putih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.