Apindo Tuding Oknum Disnakertrans Subang Salahgunakan Wewenang

0

SUBANG,- Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melayangkan protes keras terhadap sejumlah oknum di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab Subang. Pasalnya para oknum pejabat ini diduga menyalahgunakan wewenang dalam masa PPKM Darurat.

Ketua Apindo Kabupaten Subang, Asep Rochman Dimyati, SH.,MH mengaku geram dengan adanya oknum Disnakertrans Subang yang memanfaatkan momentum penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku pada tanggal 3 – 20 Juli 2021.

Padahal dalam aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, bahwa sektor Industri ekspor itu adalah kategori esensial. Artinya diperbolehkan selama proses produksi yang dilakukan super ketat.

“Ko masih ada saja oknum Disnakertrans Subang yang memanfaatkan momentum PPKM Darurat saat ini. Oknum itu memanggil HRD perusahaan jam 2 dini hari ke rumah pribadinya. Mau ngapain ? atas dasar apa melakukan hal tersebut. Jangan asas manfaat ada PPKM ini,”ungkap ARD sapaan akrab Asep Rochman Dimyati yang enggan menyebutkan namanya oknum dari Disnakertrans Subang tersebut, Rabu (7/7/2021) siang.

Selain itu, lanjut ARD, terkait info rencana adanya pihak Disnakertrans yang mengatasnamakan Satgas Covid-19 Subang akan meninjau atau sidak ke ruang- ruang produksi di perusahaan di Subang untuk penerapan prokes adalah langkah konyol.

“Saya tegaskan kalau perusahaan-perusahaan itu sudah menerapkan Prokes yang sangat ketat. Sesuai himbauan Kementrian Tenaga Kerja dan Imendagri. tentang WFO staf 50% Adapun kerumunan saat keluar pabrik itu sudah diluar perusahaan. Disinilah peran Pemerintah untuk lebih sigap dalam kondisi penerapan PPKM Darurat ini,”tegasnya.

“Untuk pencegahan penularan Covid-19, bahkan pihak perusahaan telah melakukan Tes PCR /Swab kepada karyawannya seminggu bisa dua hingga tiga kali, itu kan berarti perusahaan sudah sangat membantu pemerintah dalam hal kewajiban INMENDAGRI hal. 7 huruf j tentang 3T (testing, tracing, treatment)”timpalnya.

Sebelumnya, ia pun menambahkan bahwa Apindo mendukung penerapan PPKM Darurat tersebut.

Apindo Subang juga mendukung dan mendesak Pemda Subang, melalui Dinas Kesehatan untuk melakukan
percepatan distribusi vaksin untuk masyarakat termasuk pekerja maupun staf di perusahaan-perusahaan se-Kabupaten Subang sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

“Apalagi pekerja padat karya memiliki kontak lebih sering dengan pekerja lain. Kami (Apindo Subang) juga mendukung dan mendesak pemerintah melakukan penguatan 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment) kepada masyarakat termasuk pekerja dan staf di perusahaan-perusahaan,”ungkapnya.

Selain itu kata ARD, mendesak Pemerintah untuk segera melakukan sinkronisasi dan pengesahan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) penerima BLT – DD serta cepat penyalurannya kepada masyarakat termasuk pekerja maupun staf perusahaan sesuai INMENDAGRI hal.11 huruf 3.

“Dengan situasi dunia usaha yang seperti ini, pengusaha menanggung dampak luar biasa. Tentunya berharap Pemerintah dapat meringankannya, seperti perpajakan, restrukturisasi pinjaman, penurunan bunga bank, atau bentuk lainnya, yang dapat membantu para pelaku usaha untuk tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19 ini,”pungkasnya.

ok siap, mantap!

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.