GERPIS Desak BPK Audit Khusus KONI Jabar

0

Bandung – Alokasi penggunaan anggaran di tubuh KONI Jawa Barat yang mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahunnya menimbulkan pertanyaan publik. Diduga banyak kejanggalan di dalamnya yang kemudian mencuri perhatian Gerakan Pilihan Sunda (GERPIS).

Ketua Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) Andri P Kantaprawira, S.IP, MM menyoroti diskursus publik mengenai “Tata Kelola Keuangan KONI Jawa Barat” yang bermula dari Audit Internal penggunaan Anggaran Muaythai Rp.120 juta. Secara prosedural Ketua Umum Muaythai Indonesia (MI) Jabar Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB meminta berita acara audit. Kemudian berkembang dia meminta transparansi dan akuntabilitas serta keadilan dalam alokasi anggaran adalah dinamika organisasi yang wajar dalam dunia tata kelola dana publik yang baik.

“Adalah sebagai kewajiban bagi KONI Jawa Barat untuk menjelaskan kepada pemangku kepentingannya yaitu KONI Daerah, Cabang Olahraga, Pemerintah dan Publik masyarakat Jawa Barat,” kata Andri, Jumat (11/06/2021).

Pada kesempatan ini, kata Andri, Gerakan Pilihan Sunda (GERPIS) mendukung langkah langkah Ketua MI Jawa Barat Kang Evi Silviadi untuk meminta Transparansi , Akuntabilitas dan Keadilan Perlakuan dari Pengurus KONI Jawa Barat. Ini mengingat dari informasi terbuka untuk cabang olahraga bela diri tahun 2020 KONI Jawa Barat menganggarkan Rp. 16 Miliar sedangkan Muaythai hanya mendapatkan Rp.120 juta untuk infrastruktur latihan, bagaimana untuk Cabang Penca Silat sebagai Olahraga dan beladiri nusantara dan lain lain. Karena dari informasi ada keistimewaan yang diberlakukan kepada Olah Raga dari Korea Selatan seperti Judo, Taekwondo, Kempo yang diberikan Pelatih Asing dengan gaji, fasilitas dan dukungan anggaran yang besar sekali.

“Saya melihat apa yang dituntut Kang Evi Silviadi ini soal penting bagi terwujudnya tata kelola yang baik terhadap organisasi publik olahraga yang menyerap dana publik lebih dari Rp.300 Miliar setiap tahunnya,” ujarnya.

Sebagai Ketua Gerakan Pilihan Sunda, dia mendesak agar terjadi transparansi dan akuntabilitas media massa sebagai pengawas yang independen baik bila memberitakan hasil audit BPK Jawa Barat Anggaran KONI tahun 2015-2020 agar publik tahu bahwa Tata Kelola KONI sudah baik atau ada catatan.

Andri juga mendukung bila Cabang Olah Raga Muaythai dan Cabang Olah Raga lainnya serta publik pencinta Olahraga menggunakan haknya untuk memperoleh informasi akurat dengan Menggunakan Undang Undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik untuk mendapatkan informasi akurat dari pihak KONI Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Barat hasil audit BPK.

“Ini sangat erat kaitannya dengan kenyamanan dan optimisme para atlet, pelatih, pengurus Cabang Cabang Olahraga di Jawa Barat menjelang even Nasional Pekan Olah Raga Nasional di Provinsi Papua. Dimana Jawa Barat menargetkan kembali juara umum harus dibarengi dengan dukungan manajemen operasional dan keuangan yang baik, sehingga benar tercapai Jawa Barat Juara Lahir Batin,” ucap Andri.

Andri menegaskan, bahwa Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB adalah jejaring utama Gerakan Pilihan Sunda. Seorang yang bermarwah dalam “gawe rahayu” di bidang sosial, budaya, ekonomi, budaya konsisten membangun dunia keolahragaan. Lewat tangan dinginnya, lahir even even olahraga yang membanggakan khususnya di Kabupaten Subang dengan prestasi nasional yang mengharumkan.

ok siap, mantap!

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.