Beranda DAERAH Kelompok Cipayung Sebut KNPI Jabar Pecah Belah Pemuda Subang

Kelompok Cipayung Sebut KNPI Jabar Pecah Belah Pemuda Subang

0

Subang – Kelompok Cipayung yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI, IMM di Kabupaten Subang menilai DPD KNPI Jawa Barat memberikan contoh buruk dan tidak memiliki itikad baik terhadap Pemuda Subang. Malah terkesan memecah belah pemuda Subang.

Menurut Ketua Umum HMI Cabang Subang, Adam Hasyim, mereka organisasi mahasiswa terus mengamati dinamika KNPI Kabupaten Subang yang kian berlarut larut. Itu membuat sejumlah Ketua OKP tersebut bersikap terhadap polemik tersebut.

Mereka menyayangkan sikap DPD KNPI Jawa Barat yang hingga sekarang tidak ada itikad baik terhadap pemuda Kabupaten Subang.

Pada 9 Agustus 2021 lalu para pimpinan OKP sudah melakukan audiensi dengan Bupati Subang mengenai polemik KNPI Kabupaten Subang. Atas dorongan bersama-sama, pemerintah daerah melayangkan surat Pm.03/1982/DISPARPORA Perihal :Tindak lanjut atas Surat Pernyataan Sikap OKP dan Pengurus KNPI Kecamatan se-Kabupaten Subang, tanggal Surat 9 Agustus 2021 kepada Ketua DPD KNPI Jawa Barat.

“Poinnya adalah untuk meninjau kembali SK Caretaker yang dikeluarkan oleh KNPI Jabar. Kami minta duduk bersama dengan OKP KNPI Kab. Subang hingga pelaksanaan Musda bisa digelar dan diterima semua pihak,” kata Adam.

Sayangnya, permintaan OKP melalui Bupati Subang tak dihiraukan. DPD KNPI Jabar melalui pengurus Caretaker malah bersikukuh memaksakan kegiatan Rapimda yang digelar kemarin (Kamis 19 Agustus 2021). Sementara ada permasalahan yang harus diselesaikan dulu bersama-sama.

Ketua GMNI Subang, Nando Manggala juga mengatakan pihaknya menolak tentang SK Caretaker dan segala aktifitasnya, ia menegaskan seharusnya DPD KNPI Jabar dapat memahami aspek sosiologis pemuda di Kabupaten Subang.

Ketua IMM Subang Abdul Rouf menyayangkan dibentuknya Caretaker oleh DPD KNPI Jabar yang jelas ilegal karena SK pengurus DPD Jabar nya pun habis masa berlaku. Ini hanya mempertegas terjadinya perpecahan Pemuda.

Senada dengan yang lain, Ketua PMII Cabang Subang Sopyan Hendriyan menyampaikan, KNPI itu adalah sebuah wadah organisasi yang menyatukan semua OKP. Maka semuanya harus berangkat dari kebersamaan.

“Tapi yang saya lihat mengenai DPD KNPI Jabar melalui hadirnya pihak Carateker ada hal yang tidak transparan dan berpotensi memecah belah KNPI Kabupaten Subang sendiri, kami berharap ada keputusan bersama yang dapat menyatukan pemuda Subang,” ujarnya.

Pada intinya, Kelompok Cipayung menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan Musda KNPI yang sesuai dengan mekanisme organisasi. “Kita berkomitmen mengikuti AD/ART KNPI.
Jika ada pihak yang melenceng dari AD ART, atas nama apapun harus kita cegah,” pungkasnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: