Pembelajaran Tatap Muka di Subang Tunggu Perbup

0
Rapat Koordinasi pemkab subang terkait pembelajaran tatap muka
Foto : Rapat Koordinasi pemkab subang terkait pembelajaran tatap muka

SUBANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Subang gelar rapat koordinasi membahas pembelajaran tatap muka bagi pelajar di wilayah Kabupaten Subang, Selasa (05/01/2021) di ruang rapat Bupati II.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, yang dihadiri oleh Asda 1, Kadisdik, Kemenag, perwakilan unsur Forkopimda, Dinas terkait, KPAI, komite sekolah dan perwakilan orang tua siswa.

Rakor tersebut dinilai penting guna mendengar masukan, mencari solusi serta mengambil langkah persiapan terhadap rencana pembelajaran tatap muka untuk sekolah PAUD, TK, SD, SMP, SMA/K se-Kabupaten Subang.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang mengatakan, dalam hal ini, kita harus berhati-hati sebab tidak ingin ketika sekolah dibuka menimbulkan klaster baru. Apalagi yang akan menjadi korban adalah anak-anak. Tetapi 97% orangtua siswa mengizinkan proses KBM tatapmuka.

“Berdasarkan pengamatan hampir 97% orang tua siswa di Subang mengizinkan anaknya melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah karena dengan terlalu lama belajar dirumah dapat menimbulkan efek buruk karena dengan tinggal diam dan belajar dirumah tidak menjamin anak nurut,” ujar Kang Akur.

Skenario pembelajaran yang akan diterapkan kesemua sekolah dengan kapasitas siswa belajar tatap muka tidak lebih dari 50% dari kapasitas ruang kelas.

“Maksimal SD dan SMP tiap ruang kelas 15 siswa dan untuk PAUD/TK sebanyak 5 orang. Satu jam mata pelajaran hanya berdurasi 30 menit dan maksimal belajar di sekolah tidak lebih dari 3 jam,” terang Kang Jimat.

Selanjutnya, Kang Akur menghimbau, saat Subang menerapkan pembelajaran tatap muka maka sekolah harus menyiapkan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan.

“Sekolah harus menyiapkan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan. Seperti penyediaan wastafel cuci tangan, masker dan ruangan yang memadai,” lanjutnya.

Dengan rakor tersebut sebagai media penyaluran saran dan masukan yang akan dirumuskan untuk dituangkan dalam regulasi hingga terbentuk Peraturan Bupati tentang pembelajaran tatap muka.

Dengan pembelajaran tatap muka diharapkan pendidikan anak terpenuhi dan kesehatan anak terjaga.

Hadir dalam rakor tersebut, Kadisdik Tatang Komara, Pasi Ops Kodim 0605, Kasat Intelkam Polres Subang, Kepala Kemenag, KPAD, Dewan Pendidikan H Ahmad Yunus, IDI, Satgas Covid-19 dan sejumlah stake holder lain.

ok siap, mantap!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.