26.3 C
Subang
Senin, September 20, 2021

Berita Populer

Program Bangga Kencana Terhambat Pandemi Covid-19, Benarkah?

SUBANG – Anggota DPR-RI Komisi IX, Linda Megawati SE, dan Badan Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang Melalui Dinas DP2KBP3A menggelar sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana bersama mitra tahun 2021.

Kegiatan itu dilaksanakan di Rest Area Rosalia Indah Resto di jalan otoiskandar dinata Desa Cisaga Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang, Jum,at, (3/9/2021).

Sosialisasi tersebut dalam upaya penguatan pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana bersama mitra tahun 2021,yang dituangkan dalam UU Nomor 52 tahun 2009, tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga kepada masyarakat secara luas.

Maka BKKBN bersama mitra kerja secara berkesinambungan terus mensosialisasikan mendorong peningkatan kualitas keluarga – keluarga di kabupaten Subang,khusunya di Indonesia.

Menurut Rudi Budiman sebagai Direktur Pelaporan dan Statistik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN),mengatakan Bahwa di masa Pandemi sekarang ini untuk Program pembangunan keluarga berencana dan kependudukan tidak akan tercapai karena terhalang oleh tidak di perbolehkannya adanya pernikahan di masa pandemi. Sehingga penurunan angka kelahiran ibu dan anak menjadi menurun.

“Memang diakui, sejak masa pandemi ini di tahun 2020 dan 2021 angka pembangunan keluarga betencana dan kependudukan tidak akan tercapai karena terlihat di angka penurunan angka kelahiran ibu dan anak terhalang oleh masa pandemi,” ujarnya.

“Sementara pengumpulkan data secara nasional di Jawa Barat ada sekitar 13,4 juta keluarga ini yang habis itu terkumpul data kepala keluarga sebanyak 488 340 hal ini mencerminkan situasi dan kondisi yang ada pada saat di bulan April sampai dengan Juni kemaren sehingga berdampak terhadap program pembangunan kependudukan di indonesia,” ujar Budi.

Sementara itu di tambahkan Linda Megawati SE. Dia mengatakan bahwa sosialisasi penguatan pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana akan menumbuhkan wawasan tentang langkah-langkah dalam meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat di indonesia.

ā€¯Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) atau keluarga melalui penerapan program Bangga Kencana secara luas, dan tidak pentingnya sosialisasi tersebut bertujuan dapat mengubah pola pikir masyarakat terhadap KB,” imbuh Linda.

Dikatakannya bahwa, program KB tidak melarang pasangan usia untuk memiliki anak, KB hanya mengajak keluarga-keluarga untuk mengatur pernikahan, baik jarak hamil/melahirkan, ideal jumlah anak dalam pasangan keluarga, serta ideal saat melahirkan,” tutupnya.

Latest Posts

Terbaru

%d blogger menyukai ini: