Role Model Desa Digital, Tiga Kementerian Kunjungi LAK Galuh Pakuan Bergantian

0
149

SUBANG – Tiga kementerian dan satu lembaga silih berganti menyambangi LAK Galuh Pakuan. Antara lain, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kemenkominfo dan BAKTI Kominfo serta akan disusul Kemendagri.

Terbaru, pada Kamis (13/08/2020) Kemendes PDTT mengutus Staf Khusus Menteri ke Kawasan Desa Digital Prakarsa Galuh Pakuan, yang menjadi role model program desa digital di Indonesia.

Staf Khusus Kemendes PDTT Nasrun Annahar, menyebut kehadirannya di Kawasan desa digital Prakarsa Galuh di Desa Sukahurip, Bantarsari, Cirangkong, Cikadu dan Desa Cimenteng Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, diutus oleh Mendes PDTT guna melihat kesiapan Kawasan desa digital prakarsa Galuh, termasuk semua potensi desa, terkait sebagai role model desa digital.

“Jadi secara khusus Menteri Desa PDTT Pak Abdul Halim Iskandar memerintahkan saya, untuk melakukan survei ke Kawasan Desa Digital Prakarsa Galuh, sekaligus melihat kondisi dan belajar di desa-desa yang ada di sini khususnya desa digital. Beliau mendengar inisiatif masyarakat, inisiatif Pak Evi selaku Raja Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan, termasuk dari teman-temen Bumdesma, terkait detail konsep dan management pengelolaan desa digital ini,” ujar Nasrun kepada wartawan di Subang, Kamis (13/8/2020).

Dikatakannya, Kemendes PDTT sangat mengapresiasi semua inisiatif masyarakat desa di Kawasan Desa Digital Prakarsa Galuh, di bawah inisiator Raja LAK Galuh Pakuan, yang tentunya sangat membantu tugas-tugas Kemendes PDTT, yang telah mampu mengkoneksikan masyarakat, dan pemerintahan desa, yang merupakan bukan sesuatu yang sederhana dan mudah.

“Tidak cukup kerja pemerintah, jadi inisiatif masyarakat yang didukung oleh pemerintah desa. Terlebih di sini ada keterlibatan Raja LAK Galuh Pakuan, yang mendorong menginisiasi penyediaan internet. Saya pikir ini contoh yang bagus, yang perlu di tiru oleh siapapun,” tegasnya.

Hasil survei ini kata Nasrun, akan dilaporkan langsung kepada Menteri Desa PDTT, untuk dijadikan sebuah referensi, terkait bagaimana membangun desa digital seperti yang dilakukan oleh Kawasan Desa Digital Prakarsa Galuh ini.

“Apa yang akan saya laporkan ke Pak Menteri nanti, dari hasil survei ini, saya melihat di Kawasan Desa Digital Prakarsa Galuh ini cukup aware, tidak hanya melihat masalah, tetapi potensi desa yang lebih dikedepankan. Karena Raja Galuh mengajarkan kepada masyarakat untuk optimis, karena hal-hal kecil disekitar kita itu memiliki potensi dan bisa dimanfaatkan secara bersama-sama, untuk kesejahteraan masyarakat. Pola pikir semacam itu, yang saya nilai sangat luar biasa,” imbuh Nasrun.

Lebih lanjut Nasrun menyebutkan, bahwa potensi di kawasan desa digital prakarsa Galuh ini tidak hanya bermodalkan geigrafis yang sangat mendukung, tetapi modal pendekatan sosial yang bisa menjadi bahan bagi Kemendes PDTT, untuk melaksanakan program desa digital di Subang, sekaligus sebagai role model di Indonesia.

“Saya pikir yang potensi di kawasan desa digital prakarsa Galuh, ini pantas menjadi role model desa digital di Indonesia. Terlebih ketika Bapak Presiden Jokowi sudah memerintahkan percepatan pelayanan internet desa di 12.500 desa se-Indonesia, yang harus dilaksanakan Kementerian terkait,” tandas Nasrun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.