Tolak Lurah Dimutasi, Warga Kelurahan Wanareja Protes ke BKPSDM Subang

0
588

SUBANG – Sejumlah warga dan Pengurus RT/RW serta LPM Kelurahan Wanareja Subang, menolak Lurah Imas Maslamah dimutasi tiba-tiba. Warga menilai dia memiliki kinerja yang bagus, dekat dengan warga, dan memiliki sosial yang tinggi.

Ketua RW 04 Een Suhenda mewakili seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Wanareja mengatakan, sebagai Ketua RW sangat merasakan kepemimpinan Imas selama menjabat Lurah Wanareja, yang selalu mengayomi dan melayani warganya dengan sepenuh hati, dan tanpa pamrih. Tentunya kata Suhenda, berbeda jauh dengan Lurah-lurah sebelumnya.

“Saya atas nama seluruh warga Kelurahan Wanareja, menolak tegas Bu Lurah Imas diganti, karena kami sebagai warga Wanareja, sudah samgat nyaman, dan merasakan betul kepemimpinannya selama satu tahun ini, pemerataan pembangunan, termasuk Beliau itu tipe pemimpin yang mau, dan rela berkoban, untuk warganya, tak hanya waktu, pikran dan tenaga, materipun beliau keluarkan, meski harus merogoh kocek sendri, demi kesejahteraan warga,” ujar Een kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Sebagai bukti keseriusan warga, untuk mempertahankan Imas Maslamah dari Jabatan Lurah Wanareja, ditegaskan Een, sebagian besar warga Wanareja membubuhkan tanda tangan penolakan lurah yang baru dilantik, sekaligus dukungan terhadap Lurah lama. Pembubuhan tanda tangan warga Kelurahan Wanareja itu, tidak hanya disampaikan ke Bupati Subang Ruhimat, tetapi juga kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sekaligus dilayangkan ke Kemendagri.

“Warga sudah membubuhkan tanda tangan penolakan terhadap Pejabat Lurah yang baru, sekaligus bukti dukungan terhadap Bu Imas Maslamah, agar tetap dipertahankan di jabatan lurah Wanareja. In Sya Alloh tanda tangan warga itu akan kita sampaikan ke Pak Bupati langsung tembusan ke Gubernur dan Kemendagri, biar mereka tahu pemindahan jabatan lurah itu tanpa prrosedural dan tanpa alasan yang sepatutnya,” tegasnya.

Sementara itu dukungan launnya datang dari Anggota LPM Kelurahan Wanareja Asep Iyan Subianto, yang menilai, kepemimpinan Imas Maslamah selama menjabat Lurah Wanareja, tidak pernah ada cacat, ataupun indikasi penyimpangan, maupun penyalahgunaan wewenang. Sehingga kondisi di Kantor kelurahan selama satu tahun itu, semuanya nyaman dan kondusif, termasuk di masyarakat, yang aman dan tentram.

“Yang membuat saya kaget selaku mitra Bu Lurah di Kelurahan Wanareja itu, pemindahan beliau ke posisi jabatan baru di Dinas Ketahanan Pangan. Apa kesalahan Beliau, yang saya tahu seorang ASN atau Pejabat jika dipindahkan sebelum waktunya masa jabatan minimal 2 tahun, berarti konditenya buruk. Saya selaku Anggota LPM Kelurahan Wanareja, tahu persis kinerja Bu Lurah, Beliau jujur, peduli terhadap warga kecil, pelayanan tanpa ada embel-embel apapun,” tegas Asep.

Asep juga menyebutkan, pejabat lurah yang baru penggati Lurah Imas Maslamah, belum tentu sebaik dan sejujur Bu Lurah Imas Maslamah. Terlebih masih banyak pekerjaan rumah, dan program Subang Jawara, yang harus diselesaikan. Maka dengan adanya pergantian itu, Ia tidak yakin pejabat yang baru, mampu menyelesaikannya, dan wargapun belum tentu mendukungnya, karena tidak tahu karakter lurah yang baru sayang kepada warganya.

“terus terang saja Pak, saya kecewa atas keputusan Baperjakat Pemkab Subang, yang memutasi Bu Lurah Imas. Belum tentu pejabat yang baru itu, sayang kepada warganya, dan terbuka, serta transparan terhadap anggaran yang ada seperti Bu Imas. Tidak menutup kemungkinan, Pengurus LPM dan seluruh Ketua RT/RW se-Kelurahan Wanareja, akan mengundurkan diri, jika Pak Bupati Ruhimat, tak mengembalikan Bu Imas ke jabatan semula,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.